Category: Entrepreneurship

Tips Mempertahankan Konsumen

T

Ada 2 hal yang tidak dapat dipisahkan dalam aktivitas usaha, yaitu penjual dan pembeli yang satu dengan yang lainnya saling berinteraksi. Apapun jenis usaha yang kita jalankan baik bidang jasa maupun perdagangan tidak terlepas dari dua unsur tadi.

Ada pepatah mengatakan bahwa konsumen adalah raja. Pepatah itu menurut saya masih relevan dengan kondisi sekarang atau bahkan bersifat universal. Penjual tidak akan bisa menjual kalau tidak ada konsumen, begitupun sebaliknya konsumen tidak akan dapat memenuhi segala keperluannya kalau tidak ada penjual.

Menurut saya upaya mempertahankan konsumen jauh lebih sulit daripada mendapatkan konsumen baru. Setiap kegiatan usaha setiap orang akan berlomba-lomba mempertahankan konsumen dengan berbagai cara agar si konsumen tidak pindah menjadi pelanggan lain. Perlakukan konsumen sebagai raja lebih banyak dirasakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Mari kita tengok bagaimana suatu bank, antara bank yang satu dengan bank yang lainnya berlomba-lomba memberikan pelayanan kepada nasabahnya dengan sebaik-baiknya. Mulai dengan dibukakan pintu masuk, ucapan selamat pagi pa.. Bu, wajah petugas yang ramah penuh senyum sampai dengan hal-hal penawaran bantuan-bantuan lainnya. Kemudian kita tengok juga bagaimana perusahaan dealer mobil memberikan pelayanan, mulai dengan dibukakan pintu masuk dengan wajah yang ramah dari customer servis, diberikan berbagai penjelasan mengenai suatu produk yang ia jual, memberikan ucapan selamat sampai dengan diantarkannya kembali ke pintu keluar disaat si konsumen pulang. Trik-trik semacam itu mereka berupaya bagaimana merebut hati para customer untuk bisa menjadi mitra. Kalau mau bertahan hidup, itulah memang tuntutannya.

Saya mempunyai pengalaman yang barangkali bisa bermanfaat bagi anda bagaimana mempertahankan kostumer. Begini, saya mempunyai usaha kecil yang dijalankan dari rumah sejak awal tahun 2001 dibidang rental komputer dan jasa pengetikan yang kemudian saya kembangkan dengan menambah jenis usaha berupa warnet, kursus komputer dan service komputer. Usaha kecil kecilan saya ini masih bertahan hidup sampai sekarang karena saya menerapkan konsep yang sepele, “memberikan pelayanan yang terbaik buat konsumen”.

bagi anda yang mempunyai kegiatan usaha yang sama seperti saya atau apapun usaha yang tengah anda jalankan, ada cara sederhana bagaimana mempertahankan kosumen agar selalu memberi uang kepada kita.

Inilah tips mempertahankan konsumen :

Sapalah konsumen dengan baik. Maksudnya adalah, ketika konsumen dateng ke tempat kita, sambutlah dengan senyum, sedapat mungkin ucapkan selamet pagi atau siang pa..bu. Point pertama sudah kita dapatkan berupa kesan “ramah”.

Tanyakan apa keperluannya. Kita harus pro aktif menanyakan terlebih dahulu apa keperluan konsumen dengan ucapan “ada yang perlu saya bantu?”.

Berikan kualitas terbaik. Setiap produk yang kita berikan harus yang terbaik. Jangan sekali-kali kita memberikan kepada konsumen asal asalan. Hal ini akan menciptakan kesan buruk bagi pelanggan terhadap produk yang kita jual.

Berikan harga yang wajar. Pada tingkat persaingan yang ketat harga suatu produk atau layanan sangat menentukan. Untuk membeli sesuatu konsumen biasanya memilih-milih tempat mana yang lebih murah. Berikan mereka dengan harga yang wajar tapi tetap dibarengi kualitas yang baik, basanya konsumen akan balik lagi ke tempat kita.

Tepati janji. Upayakan setiap janji yang kita berikan kepada konsumen untuk selalu ditepati. Jangan sekali-kali kita memberikan janji kepada konsumen kalau memang kita tidak bisa memenuhinya. Hindari jangan sampai konsumen bolak balik ke tempat kita hanya karena janji yang tidak bisa kita tepati, waktu dan uang sudah mereka buang gara-gara janji kita yang tidak tepat. Konsumen akan kecewa dan pindah ke tempat lain. Ujung- ujungnya yang rugi kita sendiri, kehilangan konsumen.

Ciptakan kekeluargaan. Pada saat kita tengah memberikan pelayanan, jangan cenderung terfokus pada hasil penjualan akhir saja. Maksud saya, pada saat proses pemberian pelayanan berlangsung kita jangan bersikap monoton. Libatkan mereka dalam suatu obrolan yang ringan-ringan, misalnya menanyakan tempat tinggal atau bisa juga menanyakan tentang keluarga mereka. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan.

Ciptakan ikatan psikologis. Hal ini dapat dilakukan apabila kita sudah bisa menciptakan ikatan kekeluargaan dengan konsumen. Untuk menciptakan ikatan bathin saya lakukan dengan cara memberikan ucapan pada momen-monen tertentu, misalnya ucapan selamat ulang tahun, selamat hari raya dan sebagainya. Cukup dengan cara kirim sms. Kiat ini cukup ampuh karena konsumen merasa diperhatikan. Nah kalau ikatan bathin sudah terbentuk sulit bagi konsumen untuk pindah ke tempat lain.

Tujuh tips itulah yang saya lakukan demi mempertahankan pelanggan. Konsep ini selalu dipertahankan karena saya mempunyai prinsip bahwa pelanggan adalah nyawa usaha saya. Sangat sederhana sekali tapi memang hasilnya cukup baik bagi usaha yang kecil ini bisa bertahan sampai dengan sekarang sekalipun diterpa krisis ekonomi. Nah bagaimana dengan anda?, barang kali punya pengalaman yang lebih bagus dari dari saya, mari kita berbagi pengalaman dan berbagi tips tentang hal ini.

 

 

Categories: Entrepreneurship

7 Perinsip Menjadi Pribadi Yang Sukses

Perinsip Menjadi Pribadi Yang Sukses

 

 

Inget ga si, Dulu kita sering mendapat perntanyaan dari guru di sekolah, “Kalau sudah besar mau jadi apa?” hampir sebagian kelas akan menjawab, “Mau jadi orang sukses”.

Tapi seperti apa sebenarnya sukses itu? Atau, bagaimana caranya untuk bisa sukses? Berbagai macam usaha dan kerja keras sudah dilakukan demi meraih sukses. Sukses bukan hanya tentang memiliki jabatan tinggi atau uang yang melimpah. Faktanya, sukses itu relatif. Yang pasti adalah, sukses itu saat kita bisa menjadi berkat untuk orang lain.

Berikut ini adalah 7 pelajaran hidup yang berhasil dipelajari orang sukses sejak dulu. Tidak serumit yang pernah kamu bayangkan, justru mudah dan sederhana. Hanya butuh kemauan untuk melakukannya, intinya JUST DO IT 🙂

1. Kerjakan Saja

Quote:

Percaya bahwa apa pun dapat dikerjakan, tetapkan Sasaran. Nikmati hidup sepenuh mungkin. Jangan pernah menyerah. Buat persiapan sebaik mungkin

percaya kepada diri sendiri. Saling membantu

“Andai ada sesuatu yang sungguh ingin anda perbuat, kerjakan saja. Apapun sasaran anda, anda tak akan pernah berhasil kecuali anda membuang rasa gentar anda”

2. Bersenang-senanglah

Quote:

Bersenang-senanglah, tapi sambil kerja keras maka uang akan datang. Jangan buang waktu, sabar  peluang di depan anda. Ambil sikap positif dalam hidup. Apabila tidak menyenangkan, tinggalkan.

“Bersenang-senanglah dalam kehidupan pribadi anda, maka anda akan lebih bahagia dan menikmati hidup anda, dan akhirnya pekerjaan anda juga”

3. Jadilah Pemberani

Quote:

Pertimbangkan resiko yang baru diambil. Percaya kepada diri sendiri. Kejar cita-cita dan sasaran anda. Jangan mudah menyesal. Beranilah dan jangan ingkar janji.

“jangan sekali-kali menengok ke belakang. Anda tidak dapat mengubah masa lalu. Banyak orang mempunyai sasaran lebih anggun. Akan tetapi apa pun hasrat anda, berjuanglah untuk meraihnya. Selalu siap menanggung resiko dan berhati-hatilah karena resiko itu terlalu acak dan sulit diramalkan, tetapi ingat andai anda memilih hidup yang aman, anda tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya meraih kemenangan.”

3. Tantang Diri Sendiri

Quote:

Arahkan bidikan anda tinggi-tinggi. Cobalah hal-hal baru. Selalu mencoba dan tantang diri sendiri.

“tantangan adalah inti dan pegas utama semua kegiatan manusia. Ketika bertemu lautan, kita menyebranginya. ketika ada penyakit, kita mencari obatnya. Ketika ada yang salah, kita membetulkannya. Ketika ada rekor, kita memecahkannya. Dan ketika ada gunung, kita mendakinya.”(James Ullman)

4. Berdiri di atas kaki sendiri

Quote:

Bergantung pada diri sendiri. Kejar cita-cita anda, namun hiduplah di dalam dunia nyata. Jalin kerja sama.

“Saya percaya kepada diri sendiri. Saya percaya kepada tangan-tangan yang bekerja, otak-otak yang berpikir, dan hati yang berbela rasa”

5. Nikmati setiap detik anda

Quote:

Cintailah hidup dan nikmati sebanya-banyaknya. Nikmati setiap saat dan lakukan perenungan. Jadikan setiap detiknya berharga dan jangan mudah menyesal.

“Banyak orang yang selalu memandang ke depan dan mereka tak pernah tahu yang baru saja mereka jalani. Saya tahu sasaran itu penting, uang juga penting. Akan tetapi pada dasarnya uang hanya sarana, bukan tujuan itu sendiri. Dan yang terjadi pada detik-detik ini sama penting dengan yang anda rencanakan untuk masa depan.”

5. Hargai teman dan keluarga

Quote:

Dahulukan keluarga dan kelompok. Selalu setia dan hadapi masalah secara langsung. Uang untuk memungkinkan sesuatu terjadi. Pilihlah orang yang tepat dan hargai bakat.

“Andai orang bertanya-tanya tentang apa yang paling saya percayai di atas segala-galanya, saya akan menjawab keluarga. Bahkan meskipun saya telah diajari untuk berdiri di atas kaki sendiri, tanpa keluarga dan teman yang loyal saya akan jatuh”

6. Bersikap Hormat

Quote:

Bersikap sopan dan hormat. Kerjakan yang benar saja dan pertahankan terus nama baik. Jujur dalam urusan apapun.

“Jujurlah dalam setiap urusan anda. Jangan menipu tetapi tetap berjuang untuk meraih kemenangan. Jangan pernah mengerjakan sesuatu yang membuat kita tidak bisa tidur nyenyak.”

7. Berusaha berbuat baik

Quote:

Ubahlah dunia, bahkan meskipun hanya sedikit. Perbuatlah sesuatu yang berbeda demi orang lain. Jangan merugikan orang lain. Selalu percaya dapat mengerjakan sesuatu untuk menolong.

“Saya berharap kami dapat terus mengubah dunia ke arah dunia yang lebih baik.”

 

Categories: Entrepreneurship

9 Resolusi Proaktif untuk Karier Cemerlang 

9 Resolusi Proaktif untuk Karier Cemerlang 

 

Dalam perkembangan zaman yang semakin canggih dan serba cepat, seharusnya segala sesuatu urusan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Namun bagaimana bila ternyata karir Teman-Teman www.sahabatranoalftah.com justru hanya mandeg dan stagnan di posisi yang sama sejak lama?

Bisa jadi teman teman sahabatranoalfath.com telah lama menunggu datangnya sebuah promosi jabatan, namun kenyataan tidak semulus harapan karena hal tersebut tak kunjung datang dan Anda malah mengalami kejenuhan dan mulai malas menjalankan pekerjaan yang itu-itu saja sejak lama. Hal ini tentu saja dapat dimaklumi, karena bagaimanapun saat bekerja kita akan membutuhkan tantangan dan pengalaman yang berbeda agar ada gairah kerja serta semangat yang baru setiap harinya.

Sembilan hal di bawah ini dapat Anda cermati agar karir Anda tidak stagnan dan mandeg di posisi yang sama dalam waktu lama.

1. Cek kembali manajemen karier Anda.
Untuk memastikan Anda berada pada jalur karier yang tepat untuk Anda, maka tak ada salahnya untuk mengecek kembali dan intropeksi diri Anda dengan pertanyaan seperti, “Dalam pekerjaan ini apakah saya bisa sepenuhnya memanfaatkan keahlian saya?”, “Apa visi lima tahun saya ke depan, dan apakah karier saya yang sekarang bisa mewujudkan hal ini?”, “Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sekarang ini?”
2. Miliki pola pikir proaktif.
Terkadang banyak orang yang terperangkap untuk selalu menunjukkan nilai dan kemampuan mereka, tapi sayangnya mereka tidak pernah mendapatkan apa yang mereka inginkan karena mereka tidak berpikir proaktif dan malu bertanya. Dalam manajemen karier, menjadi rendah hati dan proaktif memang sangat dibutuhkan.
3. Temukan “merek” Anda dan “jual diri” Anda.
Seringkali, banyak orang tidak mampu “menjual diri” mereka dengan baik ketika mencari pekerjaan baru atau bersaing untuk mendapatkan posisi baru di kantor mereka saat ini. Temukan berbagai hal yang menjadi kekuatan Anda dalam bekerja. Setelah Anda menemukan kekuatan diri, Anda akan lebih mudah mengkomunikasikan keterampilan, potensi, dengan pekerjaan yang akan Anda lakukan.
4. Memotivasi diri.
Untuk mendapatkan posisi dan karier yang lebih baik lagi maka Anda tak boleh berhenti untuk tetap belajar dan memotivasi diri. Ambillah sebuah kelas keterampilan atau kembali ke bangku kuliah untuk mengembangkan keterampilan dan memajukan karier Anda tanpa mengganggu pekerjaan Anda.
5. Membangun Networking.
Tak bisa dipungkiri bahwa adanya jaringan atau networking bisa berpengaruh pada peningkatan karier Anda. Terutama jika pekerjaan Anda berhubungan dengan orang lain dan membutuhkan adanya hubungan dengan orang lain. Namun Gorman mengatakan, bahwa sebenarnya networking ini hanyalah sebagai alat pendukung untuk melakukan pekerjaan Anda, bukan sepenuhnya dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan.
6. Terus belajar.
Jangan pernah malu untuk tetap terus belajar dari orang lain yang lebih sukses untuk membantu membangun kemajuan karier Anda. Namun, jangan hanya belajar dari satu orang saja, ada baiknya untuk belajar dari beberapa orang sukses sekaligus. Karena dengan berkonsultasi pada beberapa orang sekaligus, Anda dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan dari berbagai sudut pandang.
7. Jangan terlalu banyak berasumsi.
Jangan biarkan asumsi negatif Anda tentang industri atau posisi pekerjaan tertentu menghambat kemajuan karier Anda. Jika kebetulan Anda ditawarkan untuk mengisi posisi jabatan baru, maka jangan terlalu berasumsi negatif. Sebaiknya lakukan beberapa penelitian sederhana tentang pekerjaan tersebut dan posisinya agar Anda bisa melakukannya dengan baik. Jangan mudah menyerah dan pesimis sebelum Anda mencobanya karena terpengaruh berbagai asumsi negatif.
8. Buatlah perencanaan pengelolaan karier.
Buatlah rencana manajemen karier Anda lengkap dengan tolok ukur dan metrik rencana kerja. Hal ini bertujuan untuk membantu visi kerja Anda tetap berada di jalur yang tepat. Selain bekerja, buatlah rencana untuk menghadiri berbagai pertemuan untuk menjalin relasi dengan orang lain sekaligus bisa membantu Anda untuk berpikir proaktif. Seringkali, orang-orang terlena dengan menjalankan kehidupan yang mengikuti arus. Padahal, waktu Anda akan lebih bermanfaat dan menyenangkan, karier pun semakin naik kelas, jika Anda memiliki rencana tertentu pada karier dan hidup.
9. Jadilah teman yang baik untuk diri sendiri.
Kita seringkali mengandalkan teman baik untuk mendapatkan nasihat. Jika Anda begitu yakin dengan nasihat sahabat Anda, mengapa tak coba melakukannya terhadap diri sendiri? Percayalah bahwa Anda bisa memotivasi diri Anda jauh lebih baik karena Andalah yang paling tahu apa yang tepat untuk Anda dan hal yang paling baik yang bisa Anda lakukan.
Categories: Entrepreneurship

Tips Membangkitkan Usaha Yang Hampir Bangkrut

Tips Membangkitkan Usaha Yang Hampir Bangkrut

 

Gawat: modal nol, kas kosong! Barang dagangan hampir ludes. Utang segunung. Yg nagih utang ngantri panjang. Karyawan lemes-lemes. Caci-maki dan kutukan bertebaran. Tambah lagi ancaman penyitaan dari bank pemberi kredit. Juga ancaman ambil secara paksa dari pemberi pinjaman pribadi. Duh ada lagi: sewa tempat usaha habis tahun depan. Pendeknya kami sedang jadi sasaran kekecewaan dan kebencian. Kebangkrutan benar-benar nyata di depan mata! Masih adakah harapan? Mungkinkah bangkit kembali?

Jangan takut, solusi pasti ada. Sekecil apapun peluangya harus dimanfaatkan, katakanlah sampai titik darah penghabisan…..! Berikut ini adalah pengalaman sahabat saya yang akan saya ceritaka  di artikel ini,  Awal cerita teman saya ini  diberi amanat untuk mengelola sebuah usaha yg hampir bangkrut. Teman Saya dipilih karena tidak ada orang lain yg berani menangani dg resiko begitu tinggi. Kesempatan itu saya terima untuk menghidupkan kembali usaha keluarga yg hampir tewas dan sekaligus untuk menancapkan prestasi agar saya bangkit lagi seperti dulu.  Katanlah: Sekali dayung dua pulau terlampaui, bukan?

DILARANG PANIK!. Pelajaran pertama menghadapi masalah besar dari awal adalah dilarang panik. Kalo tidak ingin makin meruncing dan makin runyam. Seperti yg saya alami sendiri pada awal tahun 2003. Salah satu anggota keluarga menelpon dan minta saya bantu perusahaannya yg dalam keadaan genting. Usaha keluarga berupa Toko Bangan Bangunan dg omzet tertingginya sekitar 3milyar rupiah setahun. Tak ada pengalaman dalam bidang usaha tsb tapi saya tahu managemen perusahaan secara umum. Dan saya paham prinsip-prinsip kepemimpinan dalam menjalankan roda usaha. Walaupun suasana begitu runyam dan mencekam, saya usahakan tampak tenang. Seolah perusahaan tak ada masalah serius (padahal dalam hati sih tegang minta ampun koq dikasih amanat dadakan dalam keadaan kiamat sudah dekat hahaha…).

ANGKAT MORAL BERTARUNG PEGAWAI. Pelajaran kedua adalah perhatikan moral bertarung pegawai. Ketika saya perhatikan seluruh pegawai mengalami demoralisai maka saya adem-ademkan mereka bahwa bulan depan beres semua. Bahkan saya inisiatif naikan honor mereka 20% tanpa ijin dulu dari pemilik perusahaan sekedar untuk menghindari debat panjang sementara si pemilik hanya tertarik mengamankan assetnya saja. Pada saat yg sama saya harus menegakan tertib administrasi, disiplin pegawai dan menertibkan prilaku keluarga pemilik yg terbiasa intervensi urusan perusahaan. Belakangan pemilik dan keluarganya marah-marah kepada saya dg inisitif menaikan honor, dan baru reda sendiri 3 bulan kemudian setelah usahanya mengalami kemajuan.

OPTIMISME SEPARUH DARI PERJALANAN SUKSES. Pelajaran ketiga adalah menancapkan sikap optimis. Yakin bisa berhasil. Itu sudah separo dari kisah sukses. Pesimisme yg berkecamuk dalam pikiran segera buang jauh-jauh dan lupakan. Apapunn yg akan terjadi anggaplah bahwa kebangkrutan secara permanen cuma gertak sambal dari musuh-musuh yg dengki. Untuk menetralisir kepanikan dan keresahan saya ajak pegawai santai di waktu instirahat dan setelah jam kerja. Misalnya main catur rame-rame, maen kartu, maen gaple, jrang-jreng gitaran maen musik, cerita ngalor-ngidul dg humor-humor yg bikin gerrrrr cekakakan.

CARI TAHU TITIK PALING LEMAH & MERUSAK. Pelajaran keempat adalah meneliti biang kerok kehancuran usaha. Di sana yg saya temukan ternyata pengendalian keuangan yg amburadul dg kesalahan-kesalahan mendasar. Ini penyakit umum usaha kecil dan menengah: Pinter jual barang tapi tidak pinter kendalikan uang. Banyak yg pinjam cek/giro tanpa tanggal dan nilai nominal. Banyak pemakaian uang dan barang untuk urusana pribadi tak tercatat. Banyak piutang pribadi dilupakan. Banyak piutang dagang yg dibiarkan tidak tertagih. Celakanya, ini khas perusahaan keluarga, pegawai yg bertugas tak punya wibawa untuk melakukan penertiban saking kokohnya dominasi pemilik beserta keluarga dan sekondangnya.

Dari titik-titik lemah inilah teman saya lmeakukan penertiban besar-besaran tanpa pandang bulu. Bahkan untuk sekedar kas bon Rp.5000,- si pemilik kudu tandatangan di slip Pengeluaran Kas. Syukurlah sang pemilik yg sudah panik rela menyerahkan semua kebijakan dan operasional toko kepada teman saya asal usahanya selamat. Soalnya ini urusan hidup-mati bagi keluarganya di mana keluarga besar sangat mengandalkan usaha tsb untuk kebutuhan hidup mereka.

Kebangkrutan usaha di sini bisa berarti kematian bagi hampir seluruh anggota keluarga besar. Kebetulan saat itu dampak kriisis moneter masih melanda dg hebat yg berakibat banyak anggota keluarga besar gulung tikar. Toko yg satu ini gawang terakhir! Kepanikan keluraga pemilik juga dipicu oleh desas-desus bahwa beberapa usaha serupa sedang gulung tikar padahal mereka punya modal sangar kuat. Nah yg saya tangani ini modalnya nol: jumlah stock barang senilai dg jumlah hutang dagang, kas hampir kosong, piutang hampir macet semua.

JANGAN HIRAUKAN PUJIAN. Pelajaran keempat adalah bekerja keras dg target usaha meraih peningkatan semaksimal mungkin dg mengutamakan kepentingan perusahaan, bukan pribadi manapun. Profesionalisme. Tidak penting apakah si pemilik memberikan pujian, yg penting kita berhasil mengangkat usaha dari tepi jurang ke tengah lapangan yg luas untuk bernapas. Di sini saya kadang inisiatif ambil keputusan yg tidak sejalan dg kepentingan pribadi si pemilik. Resiko dipecat pasti ada. Tapi saya yakin bila argumentasi kita kokoh dan hasil akhir perusahaan mengalami peningkatan maka inisiatif dan resiko harus diambil. Misalnya atas penigkatan usaha yg nyata dalam tempo 3 bulan maka saya tambahnkan tunjangan karyawan, fasilitas kerja karyawan.

MEREBUT KEMBALI KEPERCAYAAN. Tak disangka kebijakan-kebijakan yg saya ambil dahsyat dampaknya kepada suasana kerja. Saya pendatang baru 3 bulan tiba-tiba direken pahlawan oleh pegawai. Mereka sangat berharap saya tidak pernah meniggalkan mereka. Moral bertarung pegawai meningkat dg pesat. Kebangkrutan semakin jauh di mata. Senyum dan tawa membahana. Bahkan para sales-sales yg tadinya cemberut-cemberut takut tagihannya tak terbayar, sekarang berlomba membujuk saya agar order barang sebanyak-banyaknya kepada mereka. Mereka bilang mereka percaya kepada kami. Luar biasa, ini yg saya kejar: MEREBUT KEMBALI KEPERCAYAAN.

SPEKULASI DAN AMBIL RESIKO DICACI-MAKI. Perusahaan yg sudah mulai masuk blacklist berhasil come back berkat lancarnya cicilan hutang. Sebetulnya saya juga lakukan sedikit spekulasi dg berikan banyak giro mundur kepada supplier, padahal kas kosong melompong. Apa boleh buat, cuma itu caranya agar supplier mau drop barang lagi. Syukurlah hanya sekitar 10% giro yg jebol. Saya juga sempat gonta-ganti bank dan menyiapkan cek/giro dari beberapa bank atas nama saya. Beberapa kali rekening ditutup. Entah berapa kali dicaci-maki para supplier dan staff bank. Masa bodoh, saya terima makian mereka dan memaklumi mereka.

Saya dan anak buah sedang berjuang antara hidup dan mati. Caci-maki mah keciiiiil hahaha…. Anggap aja anjing menggonggong. Cuma menggonggong, tidak menggigit! Mula-mula gentar dan gemetar, lama-lama terbiasa dan cuek sambil senyum. Yg penting punya iktikad baik. Yg penting tidak menipu, maka caci-maki atas kekesalan supllier dan staff bank saya terima sbg peringatan sekaligus pengurang dosa-dosa saya sbg penanggung jawab perusahaan kepada mereka semua.

DAN AKHIRNYA…Kira-kira bulan keempat perusahaan siap menambah armada Colt Diesel satu lagi karena omzet terus menanjak. Sudah siap pula u tuk perpanjang kontrak tempat usaha untuk 10tahun ke depan. Bangunan toko dan bedeng baru juga siap renov.  Staff beberapa bank yg tadinya galak2 dan judes2 tiba-tiba begitu ramah menyambut kami sambil menawarkan kredit besar dalam jangka 5-10 tahun.

Para supplier yg tadinya pada ketus menagih tiba-tiba jadi sangat sopan sambil merengek-rengek agar kami order barang kepada mereka dg tempo pembayaran  yg lebih longgar. Tidak ada lagi antrian panjang penagih hutang. Yg ada antrian panjang pembeli dan nasabah yg bergairah berbelanja.

Sharing ini saya tujukan kepada semua kawan dari sahabatranoalftah.com, khususnya yg sedang dan akan terancam kebangkrutan usaha. Semoga bermanfaat.

Categories: Entrepreneurship

Cara Membuat Ide Bisnis Menjadi Nyata

 

 

Cara Membuat Ide Bisnis Menjadi Nyata

 

 

Sahabatranoalfath.com, Tangerang –  Saya sering kali merasa takjub dengan teman – teman sahabatranoalfath.com di media social yang memberikan update terbaru atas apa yang mereka lakukan. Tidak semuanya membuat takjub sih, tapi ada beberapa yang dengan kreatifitasnya membuat saya geleng – geleng kepala.

Banyak di antara kita yang mungkin punya ide bikin blog yang bagus, menarik, dan bisa membuat orang tahan berlama – lama di blog tersebut.Banyak di antara kita yang mungkin ide untuk membuat program, komunitas, atau bisnis yang mungkin akan sangat laris apabila diluncurkan. Namun, seringkali yang terjadi ide – ide tersebut hilang, terlupakan, dan tidak pernah diwujudkan.

Saya baru saja kemarin membaca sebuah buku tulisan Scott Belsky tentang Making Ideas Happen. Intinya di buku itu menjelaskan, bagaimana sih caranya agar kita bisa mewujudkan segala ide yang bermunculan di kepala kita? Karena sesungguhnya tantangan terbesar kita di era informasi ini bukanlah menghasilkan ide yang keren.

Tantangan terbesar kita di era ini yang sebenarnya adalah bagaimana mewujudkan ide – ide yang ada.

Lalu, bagaimana sih caranya mewujudkan ide yang ada di kepala kita? Ada 3 hal yang perlu diperhatikan:

  • Pertama adalah fokus eksekusi. Ketika kita mendapatkan ide – ide baru, coba kita catat terlebih dulu. Terlepas kapan kita akan melaksanakannya, yang penting tercatat dulu. Dari ide – ide tersebut, kemudian kita pilih mana yang ingin difokuskan. Fokuskan pengerjaannya yang bisa diwujudkan dalam 1 – 3 bulan. Setelah itu kita buat breakdownaktivitas kecil – kecil harian yang bisa kita ‘cicil’ agar kita bisa mewujudkan ide tersebut.
  • Kedua adalah community force, atau kekuatan komunitas. Maksudnya adalah apabila kita memiliki ide, maka libatkanlah orang lain untuk mewujudkan ide tersebut bersama – sama. Ide itu akan sangat sulit apabila dikerjakan sendirian. Carilah teman yang bisa melengkapi diri kita. Misalnya, jika diri kita adalah seorang eksekutor atau doers, maka libatkan orang yang banyak memiliki impian dan mimpi – mimpi kreatif (dreamer). Dengan melibatkan orang lain yang merupakan pelengkap diri kita, maka peluang terwujudnya ide kita akan semakin besar.
  • Ketiga adalah leadership capability, atau kapasitas kepemimpinan diri kita. Pada akhirnya, memang diri kitalah yang menentukan apakah kita dapat mewujudkan ide tersebut atau tidak. Kemampuan kita memimpin diri sendiri, seperti mengatur waktu, berani mengambil risiko, ulet, gigih, dan disiplin menjadi kunci penting agar kita dapat mewujudkan ide – ide kita.

Semoga tulisan  ini dapat membantu kawan-kawan untuk mewujudkan ide – ide brilian yang banyak melintas di kepala.

Bagaimana menurut teman teman sahabatranoalfath.com ? Setujukah dengan pendapat saya di atas?

 

Categories: Entrepreneurship

5 Tips bagi anak muda Jadi Entrepreneur sukses

 

5 Tips bagi anak muda Jadi Entrepreneur sukses

Sahabatranoalfath.com, Banten –  Sebagian Anak muda selalu ingin mempelajari hal baru, tak terkecuali dengan keinginan para generasi muda untuk terjun di bidang bisnis. Di dalam dunia bisnis tidak pernah ada cara “instan” untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses. Kita harus melewati berbagai macam rintangan, tantangan, bahkan hambatan yang akan selalu menjatuhkan kita. Kebanyakan entrepreneur sukses mengikuti suatu pola yang hampir sama. Banyak artikel dan buku mengklaim bahwa mereka mengetahui kunci kesuksesan dan cara menjadi entrepreneur yang sukses,

Berikut ada 5 Tips dari sahabat rano alfath  bagi anak muda untuk jadi seorang entrepreneur yang bias dijadikan acuan untuk meraih kesuksesan dalam bisnisnya.

1. Cintai Bisnis Anda

Passion adalah kunci dari bisnis yang akan terus berjalan. Jika Anda menjalankan suatu bisnis dengan setengah hati, maka presentase kegagalan bisnis akan  menjadi cukup besar. Dalam dunia bisnis, kita pasti akan berkali-kali jatuh, dan disaat itulah passion satu-satunya hal yang dapat membangkitkan kita kembali. Sebagai contoh, Abraham Lincoln gagal hampir dari semua usahanya sampai ia beranjak tua, tetapi ia tidak pernah menyerah. (Alton, 2015)

 

2. Fokus dalam Bisnis

Seringkali seorang entrepreneur pemula seakan tidak sabar untuk ‘mengambil’ semua peluang bisnis yang ada. Padahal sebagaimana diketahui, peluang selalu tampil bak serigala berbulu domba; serba tidak pasti. Melakukan berbagai jenis usaha pada saat bersamaan bukan hanya membutuhkan banyak sumber daya, melainkan juga akan membagi fokus Anda sehingga boleh jadi semua yang sudah Anda rintis sebelumnya akan berakhir dengan sejumlah kegagalan.

 

Sebaiknya lakukan satu hal secara sempurna, daripada membuat 10 hal yang tidak berhasil sempurna. Jika Anda merasa perlu untuk meloncat ke proyek lain, sebaiknya itu merupakan ide bisnis Anda sendiri, jangan mudah terpengaruh dengan ide bisnis orang lain sebelum Anda benar-benar telah eksis dengan bisnis saat ini.

 

3. Terus melakukan Inovasi

Kunci dari berbisnis adalah bagaimana Anda bisa membuat sesuatu yang inovatif. Inovatif adalah kemampuan membuat ide baru untuk menjadi produk atau jasa yang berguna. Tentu produk atau jasa yang berguna bagi masyarakat. Tidak ada waktu yang tepat selain diumur 20 tahun ketika membuat ide-ide gila. Kebanyakan para entrepreneur sukses di dunia mempunyai ide di umur 20 tahun dan mereka berani mengaplikasikannya.

Bagaimana bisa punya pemikiran yang inovatif? Perhatikan lingkungan sekitar Anda, apakah ada sesuatu yang mengganjal. Buat ide-ide kreatif dan jangan ragu untuk memulainya. Dan jangan sekali-sekali menganggap kritik itu batu sandungan.  Produk sekarang yang sedang naik daun karena mereka mau menerima kritik yang membangun. Inovatif merupakan salah satu tips entrepreneur yang cukup berharga.

 

4. Belajar dari Kegagalan

Tidak ada suatu bisnis atau rencana bisnis yang dapat memprediksi masa depan atau sepenuhnya dapat mempersiapkan Anda untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses dalam bisnisnya. Janganlah Anda untuk berpindah langsung ke bisnis baru tanpa pemikiran yang matang ataupun perencanaan yang baik. Tetapi jangan pula Anda menunggu terlalu lama untuk mengeksekusi sebuah peluang bisnis yang memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Jangan lupakan satu hal yang penting tentang bagaimana Anda belajar dari setiap kegagalan yang terjadi, karena kegagalan itu adalah guru terbaik untuk mencapai sebuah kesuksesan bisnis Anda.

 

5. Berani Ambil Resiko

Berpikir out the box dan berani ambil risiko adalah tips pertama yang harus dimiliki oleh para entrepreneur muda. Mengambil risiko disini adalah berani membuat keputusan dan bertindak. Kebanyakan para entrepreneur muda masih menunggu untuk membuat bisnis, menunggu modal atau menunggu banyak pembeli dahulu. Yang dibutuhkan para entrepreneur ini adalah bagaimana dapat fokus dalam bisnisnya tersebut. Menurut survey di Eropa, tidak ada waktu yang tepat selain mengambil risiko diusia 20 tahunan. Itulah tips entrepreneur yang pertama.

 

Semoga tips dari sahabat rano alfath ini  dapat membuat Anda berfikir secara matang tentang apa yang akan Anda lakukan pada bisnis Anda, sehingga akan membuat Anda sukses sebagai entrepreneur pada jenjang karir di usia Muda Anda.

 

Writing by : Moh. Rano Alfath, SH,. MH

Categories: Entrepreneurship

Pasangan Calon Tunggal Pilkada Kab Tangerang Unggul Telak Dari Kotak Kosong

 

TANGERANG – Pasangan calon tunggal pasangan Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli di Pilkada Kab Tangerang, untuk sementara unggul telak dari kotak kosong.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang, seperti dikutip dari infopemilu.kpu.go.id, Rabu (27/6/2018).

 

Zaki bersama pasangannya mendapatkan 49.108 suara dari total suara yang masuk (87,26 persen), sedangkan kotak kosong hanya 7.169 suara (12,74 persen).

Perhitungan rekapitulasi suara yang masuk ke KPUD baru 8,35 persen atau sebanyak 56.191 suara, dengan suara sah 55.892, dan suara tidak sah 876 di 258 dari 3.091 TPS.

Total pemilih sebesar 85.013, sementara yang menggunakan hak pilihnya 57.885 jiwa, dengan tingkat partisipasi hanya berada di angka 68,09 persen.

“Data hasil pada hitung cepat berdasarkan entri Model C1 apa adanya. Hasil pada hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final,” begitu bunyi laman dalam situs resmi KPU.

Hitung cepat ini dibuat untuk memberikan pelayanan berupa informasi bagi masyarakat guna mengetahui hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018 secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang melaksanakan Pilkada.

 

Categories: Entrepreneurship